Ngemplak, 9 November 2025, Pemerintah Desa Ngemplak Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang, sesuai dengan Musyawarah Desa memprogramkan untuk ketahanan pangan, salah satunya melalui peternakan ayam petelur.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa setempat.
Kepala Desa Ngemplak, MUSTAQIM mengatakan, Kegiatan Pembangunan Kandang Ayam Petelur Desa Ngemplak diawali dengan Tasyakuran dan selanjutnya dilaksanakan pembangunan dan progres pembangunan baru mencapai 50% jika kegiatan ini sudah berjalan 100% maka dapat menambah penguatan ekonomi desa melalui Program Ketahanan Pangan yang berbasis pada sektor ayam petelur.
Menurutnya, peternakan ayam petelur memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian lokal, mengingat kebutuhan akan telur sebagai bahan makanan pokok yang terus meningkat.
Dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada, program ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat ketahanan pangan di desa.
“Kami ingin mengembangkan peternakan ayam petelur sebagai salah satu andalan ekonomi desa. Selain memenuhi kebutuhan pangan lokal, program ini juga diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Mustaqim.
Melalui program ini, Mustaqim mengharapkan masyarakat Desa Ngemplak dapat lebih mandiri dalam menghasilkan produk pangan yang berkualitas, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.
“Kami sampaikan bawah selain ayam petelur, desa akan terus menggali potensi lain yang dapat mendukung keberlanjutan ekonomi dan sosial budaya di desa,” janjinya.
Pemdes Ngemplak terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program yang melibatkan sinergi antara Pemdes dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Salah satu langkah konkret yang diambil adalah bekerja sama dengan BUMDes Pemuda Berkarya untuk memajukan sektor ekonomi lokal dan membuka peluang usaha bagi warga desa.
“Sinergi dengan BUMDes Pemuda Berkarya sangat penting dalam menciptakan peluang usaha yang dapat menggerakkan ekonomi desa,”
“Melalui usaha bersama, kami berharap dapat membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mereka,” tambah Mustaqim.
Kerjasama ini juga menjadi contoh nyata bagaimana pengelolaan potensi lokal dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen desa.
Pemdes Ngemplak berharap, kolaborasi ini dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam mengoptimalkan BUMDes untuk kesejahteraan masyarakat.